Thursday, 8 May 2014

FAN 2014 (Part 2)

Akhirnya kesampean juga bisa ngetik postingan panjang. Udah part 2 bro. 5 part lagi jadi Cinta Fitri nih. Yo'i.

-----

Lanjuuut~

Kejadian tanggal 10 itu merubah hidup gue. Gue jadi pinter menabung, rajin sholat, suka salto dipinggir kali. Ngga ada hubungannya kan? Yah, gue cuman pengen manjang-manjangin post ini. #heh

Okeskip.

Jadi, tanggal 10 itu hari pertemuan yang menyenangkan. Tapi sekaligus harus jadi perpisahan yang menyakitkan. #ceilah

Gimana ngga. Kita semua berasal dari 12 kabupaten berbeda. Ya, LDR bro :|

Yah, demi mempererat persahabatan, dan menyambung silaturahmi(?). Kita pun tukeran nomer dan pin BB. Tenang, kita ngga tukeran surat tanah kok, emangnya pegadaian?

Terus, entah apa yang dia pikirin, si yang paling kecil, Tirta. Ngusulin buat bikin grup BBM. Kita sih setuju aja. Dibikinlah grup, dengan nama "FAD KalSel". Yap. Jadilah keluarga baru kita. \(´▽`)/

Ya namanya juga LDR, dan ngga bakal bisa konsultasi langsung, jadi terpaksa semua kita lakuin disitu. Dari nyiapin persiapan FAN, cuman ngobrol, sampe...... ngegosip. (Hasilnya? Gue digosipin sama ******-___-)

20 hari berlalu. Kita pun akhirnya ketemu yang namanya 1 Mei! Yeah!
(Ini kenapa jadi mirip diary gini ya?-___- #okeskipbagianini)

(Btw, gue ngga bakal ceritain kita teriak-teriak pas pesawat take off kok. Ngga bakal. Hih!)

Akhirnya kita nyampe di Jakarta.
Yah, dikarenakan ini pertama kali gue ke Jakarta. Pasti kalian mikir hal yang pertama gue lakuin pas sampe itu pasti makan.
Idih, enak aja.
Ngapain jauh-jauh ke jakarta cuman buat makan? 
Gue ngga sekatro itu!

Gue mah......... iya, gue makan :|

Parahnya lagi sih. Jauh-jauh ke Jakarta, cuman buat makan. Makannya nasi Padang pula. #inifakta :|

Lanjut~

Abis makan, kita langsung jalan aja ke TMII.
Di perjalanan, ngga tau siapa. Ada yang ngomong ginian:

"Wih. Jakarta juga bisa hujan ya"
"Wih, di Jakarta ada layangan juga ya"

Yah, gue sih maklum aja. Soalnya ini mobil isinya orang katro semua. #heh. 

Tapi yang lebih parah lagi. Ada yang ngomong:

"Wih, di Jakarta orang-orang juga pada nafas ya"

KITA DI JAKARTA WOY. BUKAN DI MERKURIUS. MATI AJE LU Щ(TATЩ) 

Oke. Maaf gue emosi. :|

Sesampainya kita disana. Kita disuruh registrasi. Dan langsung dikasih segala macem, dari tas, jaket, baju, handuk, sabun, sampo, sampai sikat gigi.
Yang bikin kita semua ngomong:  "KENAPA NGGA BILANG KALO DIKASIH. KAN KITA NGGA PERLU BAWA BERAT BERAT DARI KALSEL WOY"
Ngga kok. Kita ngga teriak-teriak. Cuman marah-marah aja :3

Okeskip. Sekali lagi gue marah dapet piring cantik ini.

------
(Gue juga ngga akan cerita masalah HP gue ketinggalan di mobil, karna kebiasaan naroh di kantong mobil kok. Sumpah, sedikitpun gue ngga bakal nyeritain itu)
------

Sehabis registrasi. Kita dianter ke Hotel(atau lebih tepatnya asrama) masing-masing. Sebenernya sih, jadwalnya kita disuruh istirahat. Tapi ya, namanya orang ngga pernah ke TMII. Kita malah jalan-jalan.___.

Acara pertama mulai tepat abis makan malem. Sekitar jam 8 lah. Dan tanpa diduga. Gue kena maag + masuk angin gara-gara jalan sore tadi. Sialan yah. Tapi ketebak sih. Masalah apapun. Pasti gue yang sial duluan :|

Jadi, malam pertama yang harusnya indah itu. Gue abisin dengan obat, dan badan yang ngga bersahabat.

-----

#tbclagi #seeya

Baca selengkapnya

FAN 2014 (Part 1)

Yahalo~
Akhirnya gue bisa ngepost lagi.
Sorry ya, gue sibuk banget soalnya. Serius. Ini aja baru balik dari pertemuan Forum Anak Nasional 2014 di Jakarta. Hehe hehe :)) #narsisdikitnggapapalah #okesip
Yah, tapi gapapalah. Walaupun cape dan sakit-sakitan. Demi kalian yang kangen postingan gue. Jadi gue nulis lagi. Baik banget kan gue? Yo'i :')  #padahalnggadayangkangen #biarkerenajasih
Oke kembali ke topik. Mungkin sebagian dari kalian ada yang bertanya-tanya, apaan tuh Forum Anak Nasional?
Ironis emang. Ketika Forum Anak itu dibikin untuk anak. Tapi malah anak sendiri masih banyak yang belum tau apa itu Forum Anak.
Jadi, intinya sih, Forum Anak itu adalah forum tempat partisipasi anak yang yah, pastinya beranggotakan Anak. Yang langsung dibina pemerintah. Jadi kalian bisa berpartisipasi, menyalurkan aspirasi, mengembangkan bakat, dll.
Seperti yang disebutkan dalam UU no. 23 thn 2002 tentang Perlindungan Anak, pasal 4 yang berbunyi: "Setiap anak berhak untuk dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi"  (#HasilGoogling #Heh)
So, istilahnya Forum Anak itu adalah tempat untuk perwujudan hak partisipasi anak. Yang tentunya terbuka bagi setiap anak. 
Nah, kalo Forum Anak Nasional sendiri, itu Forum Anak yang tarafnya seluruh Indonesia. Yo'i, Forum Anak itu juga ada tingkatannya. Dari paling kecil Forum Anak RT/kelurahan (di Kal-Sel belum ada), Forum Anak Daerah Kabupaten, Forum Anak Daerah Provinsi, sampe Forum Anak Nasional.
Anggotanya? Selama kalian seorang Anak (berusia dibawah 18 tahun) kalian semua anggotanya kok.
Yaudahlah, segitu dulu cukup penjelasannya. Sekarang gue mau cerita pengalaman gue di FAN 2014 nih.
Berawal dari pagi yang cerah dibulan april #ceileh.
Tepatnya hari selasa. Waktu itu pelajaran TIK, dan lagi ulangan.
Gue yang lagi asik ngerjain soal, tiba-tiba mendengar suara aneh dari pintu. Gue nengok. Gue ganteng. Gue terkejut.......... Ngga ada apa-apa. #lah
Oke serius.
Pas masih ngerjain ulangan. Tiba-tiba ada guru dateng, ngasih tau kalo gue dipanggil ke ruangan kepsek.
Sebagai makhluk yang normal, gue bahagia selamat dari ulangan. Dan sebagai makhluk polos rada lola, gue ikut aja tanpa tau mau diapain.
Sesampainya di kantor kepala sekolah. Gue mulai gelisah. Gue tiba-tiba sadar. Ngapain gue disini? Gue liat kiri-kanan, ngga ada orang. Ada yang ngga beres nih. Gue teriak "Siapa gue?? Siapa sepupu dari pamannya kucing tetangga gue?? Siapa??"
Bapanya melongo di pintu....
Gue mati di tempat......
Hahaha. Ngga kok. Gue ngga sebego itu.
Di kantor kepala sekolah, gue dikasih tau kalo gue ditunjuk oleh Dinas BPPPN buat jadi perwakilan Forum Anak Daerah Kabupaten Tabalong buat seleksi delegasi FAN dari Provinsi Kal-Sel. Uwoh bro! Uwoh!
Lanjut~
Dua hari kemudian, gue berangkat dari Tabalong ke Banjarmasin. Bareng Alfi (ketua FAD Tabalong(temen SD gue)) sama Yusiva (perwakilan FAD Tabalong lainnya).
Seleksinya diadain di kantor gubernur Banjarmasin. Keren bingitss bro. S-nya dua. Biar seger.
Disana kita bener-bener di seleksi. Dari tes tertulis, wawancara, tes bakat, diskusi, dll.
Nah, disana juga gue ketemu temen-temen keren dari bermacam kabupaten di Kal-Sel. Ada KaRizka, Kiki, Hilmi (Banjar), KaYash, Zaid (Tapin), Rasyid, Zola (HSU), Ridha, Rizky (Tanah Laut), Tirta, Bayu (Batola), Kisty, Edy (Kotabaru), Andry (Banjarbaru), Rayda (Banjarmasin),  Sarah (HST), Cindy (Balangan), Hafiz (HSS), dll. (Sorry ya yang ngga kesebut)
Kita baru kenal hari itu. Tapi udah akrab kaya udah kenal 1 hari. Keren kan? Yo'i. #okeskip
Nah, entah karena apa. Pengumuman kelulusannya dipercepat langsung hari itu juga, ya serentak kita kaget, kan belum nyembelih kambing sama nyiapin nasi tumpeng. #emangbuatapa
Nah, jadi waktu itu, sekitar jam 3. Kita disuruh ngumpul lagi.
Satu persatu nama yang lolos dibacain, dan alhamdulillah... GUE LOLOS KE JAKARTAA YEAAH *angkat golden ticket ke kamera* #okeskip
Btw, temen-temen yang lain yang lolos itu ada Rizki, Rasyid, Ridha, Bayu, Rayda, Andry, Sarah, Kisty, Cindy, Hafiz, sama Zaid.
Yo'i! Kita ke Jakarta bro!!
----
#tbc #bukantubercolosis #tapitobecontinue
Baca selengkapnya

Sunday, 30 March 2014

Surat untuk mantan.

Teruntuk hati yang tak dapat lagi kusentuh. Masihkah ada tempatku untuk kembali berlabuh?


Kepadamu, masa laluku.
Tak kusangka saat ini datang juga. Saat dimana aku harus melepaskan surat ini dari sangkar gelapnya, menuju dekap hangat dingin sikapmu yang selalu kuingat. Iya, yang akan selalu kuingat.

Sudah lama aku tidak mendengar kabarmu. Yah, tanpa kutanyakan pun, bisa kutebak, pastilah kamu akan mengatakan kamu baik-baik saja. Walau kali ini hanya sebatas basa-basi, bukan untuk membuatku tidak khawatir akan keadaanmu, seperti dahulu.
Yah, Semoga kamu memang baik-baik saja disana. 

Kabarku? Kalau untuk basa-basi, tentunya aku juga akan mengatakan baik. Walau sebenarnya..... entahlah, lupakan, lagipula ini surat, bukan curhat.

Oh, iya. Maaf kalau aku mengganggu. Aku tidak bermaksud mengusik hidup bahagiamu. Aku hanya ingin menyampaikan sesuatu kepadamu, sesuatu yang mungkin jadi hal terakhir yang kamu dengar dariku. 

Kepadamu, masa laluku.
Aku hanya ingin menyampaikan, 
Terima kasih, dan maaf.

Semenjak kepergianmu, aku mengerti. Benar kata pepatah. "Di balik suatu kehilangan, kita akan mendapat sesuatu yang lebih besar". Dan dalam kasus ini, aku kehilanganmu, dan mendapat sesuatu yang lebih berharga, pelajaran.

Semenjak kepergianmu, aku sadar. Terkadang, untuk menjaga sesuatu, kita tidak perlu mengikatnya. Hanya perlu mengawasinya, membiarkan ia tumbuh, membiarkan ia berkembang.
Maaf, karna selama ini telah mengekangmu dengan tali yang bernama "takut kehilangan".

Semenjak kepergianmu, aku sadar.  Cinta yang besar saja tidak cukup untuk membangun hubungan yang baik. Iya, aku lupa sesuatu yang sangat penting. Aku lupa melupakan sesuatu bernama "Ego". Maafkan aku, karna terlambat menyadari itu.

Kepadamu, masa laluku.
Ironis memang ketika aku mengatakan mungkin ini surat terakhir yang akan kamu terima. Tapi memang beginilah seharusnya.

Kita telah kembali pulang.
Perpisahan membiarkan kita kembali ke jalan masing-masing.
Maka, ketika aku telah kembali ke jalanku, dan begitu pula kamu. Izinkan aku menyimpan bagian hatimu di hatiku. 

Tapi kali ini, bukan tempat yang sama seperti saat kepergianmu dulu.
Kali ini aku ingin menyimpannya di tempat yang benar. 
Tempat bernama "kenangan".

Mungkin, saat surat ini tiba. Kamu sedang duduk bersama bagian dari masa depanmu. 
Aku ingin menitip pesan padanya. Tolong jaga senyum indahmu, jaga hati rapuhmu, jaga kamu.

Kuharap, hadirnya surat dari masa lalumu ini tidak menjadi penghancur hubunganmu dengan masa depanku, seperti kita dulu.
Kita memang sudah banyak berbeda.
Tapi masih seperti yang kukatakan saat kau pergi.
Aku masih disini, bersama janjiku.


Tertanda.

Masa lalumu.
-
-
-
Tulisan ini diikutsertakan untuk lomba #suratuntukruth novel Bernard Batubara.
Baca selengkapnya

Thursday, 20 March 2014

17 manis

17 manis

Hae~

Kali ini gue ngga bakal ngebahas apa-apa kok. Cuman pengen cerita ngawur. Jadi kalo ngga minat baca cerita hidup gue yang absurd. Mending baca aja deh~ #lah #tetepnyuruhbaca

21/03/97 - 21/03/14

Ngga kerasa, hari ini, udah 17 tahun gue lagir.
Ngga kerasa, hari ini, udah 17 tahun juga gue hidup.
Dan ngga kerasa, hari ini, 17 tahun juga gue ganteng.......... #halah #lupakan

Yap, kalo kata orang-orang sih, hari ini gue sweet seventeen.
Iya, sweet itu manis. Seventeen itu tujuh belas. Artinya, sweet seventeen itu tujuh belas yang manis. Uyee  \(´▽`)/ #matiajelu

Oke, lupakan.

17 tahun.
Untuk ukuran manusia, bisa dibilang, gue sekarang mulai masuk fase dewasa.
Sebagai anak normal yang bahagia, sejahtera, dan makmur.  
Fase ini juga fase yang gue tunggu-tunggu sejak dulu.

Yap. Dewasa.
Fase dimana kita udah mulai bisa milih jalan hidup sendiri.
Fase dimana kita udah bisa ngebedain yang mana yang benar dan yang mana yang salah.
Dan, fase dimana kita udah dibolehin nonton film dewasa.
(Contoh: Film Doraemon yang Nobita-nya udah tua. Okesip)

Yah. Tapi itulah mimpi. Kadang ada aja penghalang yang ngalangin kita ngegapainya. Dan dalam kasus gue.
Iya, gue ini childish :|

Tapi childish disini bukannya childish di pemikiran sih. Lebih ke arah kelakuan. Yah, kalian taulah, di blog aja gue absurd. Gimana di kehidupan nyata? :|

Bentar, kenapa postingan gue ngawur sampe kesini? Auk ah. Yang penting ngepost :| #dibunuh #okeskip

Oiya. Ngomong-ngomong. Dua hari yang lalu. Gue kan lagi jalan-jalan di shitlicious.com. Dan ngga sengaja nemu artikel ini.
Abis baca itu gue mikir, nanti gue jadi apa ya?
Jujur, walau udah 17 tahun. Gue juga bingung cita-cita gue apa.

Nah, dari situ terbersitlah buat ngebahas itu di blog.
Terus tiba-tiba aja gitu gue kepikiran. 'Oh iya! Blog! Penulis!'

Nah, karna di postingan alitt tadi kita ditantang buat nulis cita-cita kita se-detail mungkin. Jadi disini gue bakal nulis janji (bukan cuman mimpi bro! Janji!) Yang harus (Dan semoga) bisa gue wujudin suatu saat nanti.

Kira-kira beginilah gambaran mimpi gue:

"Tepat hari ini 15 tahun kedepan. Gue sedang duduk nyantai di halaman belakang rumah, nulis buat buku ketiga gue yang mungkin tentang perjalanan gue ke jepang atau tentang pekerjaan dosen gue.
Gue duduk sama istri (gue yang cantik luar-dalam #hasek), yang saat itu lagi nemenin anak-anak (pengennya sih kembar cewe-cowo) main. Kita hidup bahagia. Selamanya. Uyee." #okekalimatterakhirnggausahdihirauin

Mungkin mimpi gue agak kelewatan tingginya.
Tapi, namanya juga mimpi ya mesti tinggi. Kalo ngga tinggi itu namanya bukan mimpi, tapi cebol. Yo'i.

Yah. Sekian dulu deh postingan ngga jelas gue kali ini.

Kalo kalian pengen ngucapin selamat ulang tahun. Do'anya gue yang minta boleh?
Semoga gue dapet paket unlimited seumur hidup sama memori tak terbatas, biar bisa ngelengkapin koleksi anime. Udah itu aja kok doanya. Oiya, sama semoga mimpi gue tercapai. Makasih ya. Amiin.

Sampai ketemu lagi~

Baca selengkapnya

Thursday, 13 February 2014

Teknik biar bisa ngelewatin 14 Februari dengan selamat.

Teknik biar bisa ngelewatin 14 Februari dengan selamat.

Panjang amat ya judulnya? :| #okeskip

Hai.
Gue balik lagi nih. Emang sih,  keduluan sehari dari jadwal ngepost rutin gue. Tapi ngga papa lah. Seperti kata Shinichi kudo, "There's only one truth", yang artinya "Mending ngepost keduluan sehari daripada ngga ngepost sama sekali". Yo'i.
#iyeinajabiarcepet.

Yah, sebenernya bukan ngga ada alasannya sih gue ngepost duluan.

Jadi gini, kemaren pagi di kelas gue, gue tiba-tiba merasakan perbedaan yang begitu mencolok.
Iya, secara horror, kelas gue terbagi jadi 3 kubu.

Yang pertama, kubu yang ngomong "Wah, besok 14 Februari" sambil senyum-senyum.
Yang kedua, kubu yang ngomong "Wah, besok 14 Februari" sambil nangis darah.
Yang ketiga, kubu yang ngomongin "Apa wakil presiden kita diculik alien, jadi dia ngga pernah keliatan?" dengan muka serius.
Oke, gue juga bingung kenapa ada makhluk kaya anggota kubu ketiga ini di kelas gue. Hvft.

Nah, dari ketiga kubu di atas. Pasti kalian pada mikir gue di kubu kedua kan?
Oooh, jangan salah. Gue mah, emang di kubu kedua 8) #halah

Hahaha, ngga kok. Gue ngga masuk kubu manapun. Gue aja dateng-dateng langsung ngerjain PR. Keren kan gue? Yo'i.

Iyadeh iya. Gue ngaku, gue emang masuk di kubu kedua :|

So, sebagai jomblo yang baik dan rajin menabung. Juga berpengalaman. Gue kali ini akan berbagi ilmu tentang Cara yang bisa dilakuin jomblo buat melewati 14 Februari dengan selamat.

Yaudah deh. Langsung aja. Ini dia hal yang bisa kita lakuin biar kita bisa selamat ngelewatin 14 Februari. Cekidot~

1. Biasa aja.
Sip. Teknik yang pertama adalah bersikap biasa aja.
Mungkin ini kedengerannya mudah. Tapi justru ini yang paling susah. Cara ngelakuin teknik ini sih cuman satu. Jadilah jomblo yang bangga akan diri sendiri. Dan jadilah cuek. Oiya, sama harus tutup mata tutup telinga juga. Oh terus, jangan lupa ngunci kamar rapet-rapet. Dan jangan jalan kemana-mana. #okeinibukansatu #inisusah

2. Hibernasi.
Teknik yang kedua ini lumayan agak susah sih. Kalian mesti ngga tidur dulu selama sebulan. Terus tanggal 14 februari kalian tidur deh seharian. Dijamin ngga bakal ada yang bisa bangunin.
Kalo kesusahan, ada satu cara lagi sih yang agak gampangan. Coba kalian pake sarung guling warna putih. Terus tiduran di mesjid pas tanggal 13 februari. Gue jamin kalian ngga bakal ketemu Valentine......... selamanya :|

3. Ngumpul bareng temen-temen (jomblo).
Sendiri itu emang sepi. Tapi kalo puluhan orang yang sendiri dikumpulin? Nah. Inilah cara ketiga.
So, kalo kalian para jomblo takut dibully sama yang pacaran. Ya kalian ngumpul aja seharian. Pasti ngga bakal ada yang berani ngebully. Dan pastinya, kalian ngga ngerasa sendiri/kesepian.
Dan kalo kalian beruntung, siapa tau diantara temen jomblo ada yang cocok sama kalian.
Yo'i. "Sekali ngumpul, dua tiga gebetan terdapatkan".

4. Bikin kesibukan
Yo'i. Teknik yang berikutnya adalah, bikin kesibukan.
Gue juga bingung, kenapa yang satu ini selalu ada di semua tips. Dari cara move on, sampe cara ngelewatin 14 februari ini. Tapi, yah, emang tips ini berguna banget. Dengan kita punya kesibukan, kita pasti ngga mikirin masalah ginian, eh akhirnya bisa jadi yang kaya tips yang pertama deh.
(Gue aja bikin kesibukan sendiri. Nih, bikin postingan.____.)

5. Ibadah.
Sebagai anak yang sholeh dan beriman. Dan kebetulan juga hari ini hari jum'at. Nah, daripada kalian cuman galau ngiri ngeliat orang pacaran. So, gue nyaranin kalian beribadah aja deh seharian ini. Sekalian doa minta jodoh. Siapa tau tiba-tiba kalian ngga jomblo lagi. Semoga :')

Segitu dulu deh postingan gue kali ini.
Semoga tips sesat gue ini berguna ya.
Yah, gimanapun cara yang kalian para jomblo ambil buat ngelewatin hari ini. Goodluck aja ya.
#salamjomblo!

Baca selengkapnya

Saturday, 8 February 2014

Kepribadian seseorang dilihat dari cara main flappy bird-nya.

Kepribadian seseorang dilihat dari cara main flappy bird-nya.

Howaheyo~

Gue balik lagi nih.
Yah, gue juga bingung kenapa hasrat nulis gue lagi tinggi banget. Mungkin gara-gara level kejombloan gue yang makin tinggi tiap harinya. Mungkin juga karna kadar lemak di bulu kaki kanan SBY lagi naik drastis. Entahlah, cuman tuhan yang tau kenapa.

#okeskip

Flappy Bird.

Siapa sih yang ngga kenal sama permainan ini?
Yap, permainan yang satu ini emang lagi tenar-tenarnya. Dari Twitter, Facebook, sampe di WC sekolah aja pada ngomongin Flappy bird.
Yah, semoga flappy bird ngga marah diomongin dari belakang ya. Iya. :'( #halah

Karna gue anak yang (sok) gaul. So, kali ini gue akan bahas masalah Flappy bird, juga......... :|
Eeeh. Jangan protes dulu. Gue bukannya ngebahas masalah kenapa burungnya mesti dipencet dulu biar naik, atau kenapa di langit bisa ada pipa yang entah darimana gitu kok.

Jadi gini, kan banyak banget tuh yang pas pdkt, baik, perhatian, yah sempurna lah. Eh, waktu udah jadian lama, berantem, baru keluar aja sifat aslinya. Pengen mutusin ngga bisa, udah terlanjur sayang. Jujur bilang kalo dia berubah, pasti disangkal.  Akhirnya kita sakit sendiri deh. Nasib. #okeinibukancurhat

Yah, mungkin sekarang fungsi pdkt sebagai "ajang saling memperkenalkan sifat masing-masing" justru berubah 360° jadi "ajang saling menutupi sifat masing-masing"
Yang tujuannya "bisa ngerti dan nerima kepribadian masing-masing" justru berakhir "putus". Salah siapa? Yap. Kita sendiri. 

Dari situ gue mikir, kalo gini, gimana kita tau sifat gebetan kita?
Nah, dari pemikiran itulah akhirnya gue sadar kalo gue jenius. Eh maksudnya dari pemikiran itulah gue mulai cari cara yang ngga mungkin gebetan kalian tau kalo dia lagi di tes.

So, yo'i, inilah yang bakal kita bahas sekarang. "Kepribadian seseorang, dilihat dari cara main flappy bird-nya"  \(´▽`)/

Kedengerannya aneh ya gue ngepost masalah kepribadian-kepribadian? Yah, daripada ngepost tentang kegantengan gue mulu kan, kalo kabarnya nyebar ke seluruh dunia, gue juga yang susah. Jadi, sesekali lah gue ngepost tentang hal ginian. Hehe. Hehe. *ditimpuk*

Oke langsung aja. Ini dia kepribadian seseorang, dilihat dari cara main flappy birdnya:

1. Download, main bentar, uninstall.
Orang dengan tipe kaya gini, cenderung memiliki sifat pengen tau, tapi kurang peduli. Jadi mereka bakal ngelakuin apapun buat tau, tapi pas udah tau, mereka bisa dengan mudah aja ninggalin. (Begitu pula dalam hal pacaran)

2. Download, main bentar, capture, upload, ngga pernah main lagi.
Makhluk tipe ini biasanya juga punya hasrat pengen tau yang tinggi. Tapi bedanya, yang ini dibarengi dengan sifat narsis/ngga mau kelihatan ketinggalan zaman, tapi ngga suka kerja keras. Yang penting bagi mereka, mereka kelihatan gaul.
Dalam hal pacaran, mereka pacaran cuman biar dibanggain, dan biar gaul/ngga jomblo. Pacar kamu gini? Udah, putusin aja. #salamjomblo

3. Suka main, tapi kalo kalah marah-marah.
Orang dengan tipe ini cenderung suka bekerja keras, tapi dibarengi dengan emosi yang tinggi. Untungnya cuman dalam kata-kata. Kalo dalam hal hubungan, mereka bakal keras dalam menjalin ikatan, bahkan mereka ngga sungkan marah-marah buat nasehatin. Yah, buat kalian yang emang serius. Pertahanin aja. Tapi kalo kalian sensitif. Putusin! #salamjomblolagi

4. Suka main, tapi kalo kalah nyalahin temen.
"Anjis. Lu sih ngeliatin, nah gue mati kan. Kampret lu!"
Sering nemu kan yang kaya gini? Orang dengan tipe ini cenderung suka lari dari masalahnya sendiri, parahnya bahkan mereka nyalahin orang lain.
Dalam hal pacaran? Siap-siap aja deh dapet gelar "selalu salah" :|

5. Mereka yang diam-diam main, eh high scorenya tinggi banget.
Tipe yang satu ini adalah tipe yang suka kerja keras, tapi dari belakang. Orang tipe ini juga penyabar. Dan ngga suka pamer.
Dalam perpacaran, orang tipe ini bakal berusaha sekuat mungkin mempertahankan hubungannya dari hal terkecil sekalipun. Yap, ibarat pepatah. Mereka ini orang yang "Talk less do more" lah.

6. Mereka yang selalu main (maniak).
Mungkin diantara kalian pada mikir. "Maniak pasti lebih suka ngehabisin waktunya buat kesukaannya daripada buat kita".
Mungkin ada benernya sih.
Tapi menurut gue, malah tipe ini yang paling baik buat dipacarin. Kenapa? Karna sekali mereka suka sama sesuatu, maka yang mereka pikirin cuman hal tersebut. Mereka akan memperjuangkan hal tersebut sekuat tenaga mereka. So, kalo gebetan kalian mungkin maniak game, maniak musik, atau Otaku. Buruan pacarin! #promosidirisendiri #heh

7. Mereka yang high scorenya tinggi. Oke, yang satu ini terbagi atas beberapa tipe:

- Yang high scorenya tinggi. Karna emang tinggi(?)
Yap, ini salah satu yang paling bagus juga. Orang dengan tipe ini cenderung penyabar. Dan suka kerja keras.
So, gebetan lo score flappy birdnya tinggi? Pacarin!
(Gue 62 loh :3 #heh)

- Yang high scorenya tinggi, karna ada yang scorenya lebih tinggi(?)
"Eh bro. Lo kemaren berapa? 34? Tau ngga gue berapa sekarang? 62 bro!" *sambil senyum senyum*
Orang dengan tipe ini cenderung egois, yah, dia ngga mau kalah pokoknya.
Tipe yang ini gue banget sih. Temen gue ganteng. Gue ganteng banget. #okeskip
Kalo dalam hubungan, kalo baik, mereka bakal selalu ngasih lebih dari yang kalian kasih. Tapi kalo udah berantem. Mereka bakal kaya tipe nomer 4. So, good luck aja bro.

- Yang high scorenya tinggi, buat di capture, terus di upload.
Mereka dengan tipe ini cenderung punya tingkat narsis yang lebih tinggi. Mereka ngga cuman udah punya terus bangga. Tipe ini bahkan rela berjuang demi keberhasilan narsisnya. Parah? Banget.

- Cheater.
Ini yang paling parah.
Buat game aja dia ngecheat. Apalagi sama pacar, kan?
So, kalian punya gebetan cheater? Putusin!

Kalian, atau gebetan kalian termasuk yang mana?
Atau kalian punya tambahan?
Share di comment box yah.

Yap. Segitu dulu postan gue kali ini.
Kalo ada yang tersinggung, maaf ya.
Segala hal diatas sekedar ilmu kesotoyan gue, dan cuman buat lucu-lucuan aja. 
Sekian dan terima (Aura) kasih.

Baca selengkapnya

Saturday, 1 February 2014

Hal-hal yang bikin kita susah move on.

Hal-hal yang bikin kita susah move on.

Yahalo~

Maaf agak lama ngga ngepost nih. Gue sibuk. Dari ngurusin ulangan semester kemaren, ngurusin tugas yang segunung, ngurusin badan, sampe ngurusin korupsi duit negara yang makin lama makin gede ini. Hvft. Iya, gue ganteng banget. Eh, maksudnya sibuk banget.

Oke, lupakan.

"Gagal move on"
Emang tiga kata ini kalo kita bahas terus ngga bakal ada habisnya. Adaa aja masalah yang timbul gara-gara hal itu.
Dari hal kecil kaya galau, ngga bisa nyari pacar lagi, sampe ada yang mati. Bukan mati bunuh diri gara-gara gagal move on sih, emang udah nyampe umur :'( #lahterusapahubungannya #okeskip

Nah, karna banyaknya kasus kegagalan move on yang terjadi, dan karna kemaren gue udah ngepost masalah Tips-tips move-on-isasi. Nah, jadi kali ini. Gue akan bahas tentang kenapa seseorang bisa susah move on, atau hal-hal yang bikin seseorang susah move on.

So, inilah hal-hal yang bikin kita susah move on, menurut ilmu sotoy gue, cekidot~

1. Masih sayang.

Yap, untuk penyebab teratas. Tentu aja perihal 'masih sayang'. Yah, soalnya, sehebat apapun kita ngehindarin hal-hal-yang-bikin-gagal-move-on yang lain, kalo masih sayang ya tetep aja namanya ngga bisa move on :|
Saran gue sih......... ngg gue angkat tangan deh :|

2. Masih ngarep.

"Mungkin dia ngga serius mutusin gue"
"Mungkin dia cuman lagi bingung"
"Mungkin waktu itu dia lagi dihipnotis sama eyang subur yang kebetulan lagi joging deket dia"

Yap, masih ngarep. Gue juga ngga bisa nyalahin orang yang masih ngarep, karna di setiap lubuk hati seseorang yang baru aja diputusin. Pasti ada aja rasa ngarep.
Dari ngarep bisa balikan, ngarep bisa diterima lagi, sampe ngarep dikasih duit. Ya, namanya aja ngarep. Bebas bro~

Yah, kalo kalian masih ngarep sih, saran gue. Ngareplah setinggi tingginya, biar kalo kalian jatuh. Kalian sadar. Ngarep itu ngga ada gunanya. #eaaaak

3. Waktu.

"Gue udah pacaran sama dia 17 tahun, 4 bulan, 2 minggu, 5 hari, 14 jam, 34 menit, 56 detik sih. Kan sayang kalo putus gitu aja"

Ini juga salah satu alasan seseorang ngga mau move on.
Gue juga bingung sama yang ini, yang disayang itu orangnya apa waktunya sih?
Tapi yah, begitulah manusia. Sering ngelebih-lebihin sesuatu.
Kaya gue, gue ganteng aja. Dikatain ganteng banget. Hvft.

Saran gue sih. Daripada mertahanin waktunya, tapi ngga baik di hubungannya. Mending ikhlasin aja deh :)

4. Kenangan.

"Kalo nafas gini, gue jadi inget mantan. Dia juga hobi nafas."
*kemudian nangis*

Yap, kenangan. Menurut gue, ini juga salah satu hal yang paling besar kemungkinannya bikin seseorang gagal move on.
Liat benda dikit, inget kalo pernah dibeliin itu sama mantan.
Pas lagi jalan ngeliat tempat biasa pacaran sama si mantan. Nangis.

Untuk yang satu ini sih, menurut gue.
Kenangan itu ada emang buat dikenang. Buat jadi cerita, tempat intropeksi, dan bahan tertawaan kalian suatu saat nanti.

Intinya.
Kenangan itu buat di kenang. Bukan buat diiinget.

5. Diputusin paksa tiba-tiba, pas masih sayang-sayangnya, pake alasan yang kurang jelas.

"Anu, aku mau fokus sekolah. Jadi maaf ya. Kita putus."
"Eh, kamu ngerasa ngga? Kita itu beda. Aku cewe, kamu cowo. Kita putus!"

Gue yakin. Hampir semua yang gagal move on cara putusnya kaya gini.
Yah, iya, gue salah satunya :|  #malahcurhat #Okeskip

Selain gara-gara ngga terima diputusin, mungkin orang yang gagal gara-gara hal ini sih, gagal move-onnya lebih karna alasan-putus-nya.

Contohnya, pas kalian lagi berusaha move on. Berusaha ikhlas. Pasti ada aja temen-temen pada nanyain "Kalian kok putus? Kenapa?"
Yah, siap-siap aja cerita, nginget lagi, nangis-nangis lagi. Dan biasanya, yang nanya-nanya gini ngga cuman satu-dua orang. Jadi, siapin tisu aja ya :)

Nah, dari ke-tiba-tiba-putus-tanpa-alasan ini nyambunglah ke alasan nomer dua. Ngarep.
Ngarep bisa balikan, ngarep dia cuman salah omong. Yah, ngarep lah.
Saran gue sih. Ikhlas aja lah. Kalo ngga bisa. Cuci otak aja :|

6. Belum nemu pengganti.

Menurut gue sih, move on itu cuman masalah hati. Kita ngga move on itu, karna kita belum nemu pengganti. Cinta baru, perasaan baru, sosok baru yang bisa bikin kita nyaman, yang bisa ngisi kekosongan itu.

So, bener kalo kata orang, kalo cara paling cepet buat move on itu, ya nemu yang baru.

Tapi yah begitulah, sebagian orang  mikir "Pasti ngga ada yang bisa sebaik dia", dan menutup hatinya. Dan, itulah salah satu hal yang bikin populasi gagal move on makin naik tiap harinya.

Saran gue, cari aja yang baru. Emang, kita ngga bakal bisa nemu yang sempurna. Tapi, saling menyempurnakan itu lebih asik, kan? :)

7. Kesepian.

Yap, yang terakhir itu kesepian.
Kenapa? Soalnya di saat kesepian. Kita pasti bakal inget mantan. Inget kenangan-kenangannya. Inget yang biasa dilakuin pas masih pacaran.
Dan yang lebih parah dikit, kalian bakal ngerenung nangis-nangis nyesel kenapa sampe putus.

Untuk yang ini, saran gue. Perbanyak hobi atau kegiatan bermanfaat deh, selain bikin kita lupa sama mantan. Juga bikin hasil. Bahkan, kalo ditekunin, bisa aja jadi prestasi atau uang, kan? :)

Yap. Sekian dulu deh postingan kali ini. Kalo ada ide lain. Share di comment box aja yah.
Sekian, dan terima (aura) kasih.

Baca selengkapnya